Selasa, 17 Februari 2015

SIKAP SEBAGAI ORANG PERCAYA PADA YESUS (Mrk 1 : 35 -39 )


Banyak orang yang percaya Yesus, tidak tahu/mengerti sikap yang harus dilakukan sebagai orang yang percaya Yesus.
Banyak orang percaya terpengaruh oleh ajaran manusia yang berdasarkan logika.Bahkan lebih mengutamakan logika dari pada firman Tuhan ( 2 Tesalonika 2 : 2 )
( 1 Kor 15 :33 ) pergaulan yang jahat merusak kebiasaan ( sikap hidup ) yang baik  

Kita harus melihat bagaimana cara Yesus mengajar ( Markus 1 : 35-39 )
1.         Utamakan Yesus
Dengan cara menjalin hubungan yang intim dengan Yesus, yaitu :
a.      Mau sediakan waktu untuk Yesus tidak dengan terpaksa. ( Filipi 2 : 13 )
b.      Mau datang beribadah pada Yesus dengan sungguh-sungguh ( 1Tawarikh 2:13 )
c.          Mau senantiasa bersekutu dengan Yesus (ayat 35)
d.      Mau mendengar apa yang Yesus (Roh Kudus) katakan, bukan yang dikatakan manusia.
e.          Mau melakukan firman Tuhan (Yohanes 1:1 ; Yakobus 1:22-24)
                         
2.         Tidak egois
Orang yang egois hanya mementingkan diri sendiri, kelompok dan golongannya.
a.      Orang egois merasa hidupnya lebih rohani (suka meremehkan orang lain)
b.      Orang egois ingin mengatur orang lain (padahal bukan bagiannya), tetapi tidak mau diatur.
c.          Orang egois, suatu saat akan menjdi orang yang sombong (sombong rohani)
Jangan membenci orang yang egois, tetapi kita harus mendoakannya supaya mereka bisa sadar.

3.         Menjadi berkat bagi orang lain
Menjadi berkat bagi orang lain, bukan berarti mencari popularitas / ketenaran supaya dikenal oleh banyak orang karena itu berarti mencuri kemuliaan Tuhan.
         Cara menjadi berkat bagi orang lain :
a.      Tidak jadi batu sandungan bagi orang lain, tetapi bisa menjadi panutan.
b.      Mau memperhatikan orang (dengan motivasi yang benar)
c.          Mau menolong orang lain dengan motivasi kasih Kristus.
d.      Tidak mencari keuntungan dalam kesempitan, sehingga merugikan orang lain.
e.          Mau menjadi proklamatornya Yesus.

Itulah sebagian sikap hidup yang diajarkan oleh Yesus untuk orang percaya, sehingga banyak jiwa dimenangkan

Rabu, 14 Januari 2015

Mujizat tidak terjadi ( gagal), karena manusia



Tidak sedikit orang ingin selalu alami mujizat dari Tuhan dalam hidupnya,tapi dalam kenyataan hidup tidak demikian.Hal tersebut ada 2 (dua) kemungkinan :
1.          Atas kehendak Tuhan ( ijin dari Tuhan ).
2.          Karena ulah dari manusia itu sendiri (Sikap/tingkah laku dan perbuatan).
Perlu kita cam dalam pikiran kita Tuhan tdk pernah gagal melakkan mujizat,bahkan ijinkan orang percaya Yesus alami mujizat.
Mengapa mujizat itu dapat gagal/tdk terjadi, ( Mat 14 : 22-33 )

I.Yesus ingin mujizat itu terjadi (dialami oleh murid-murid Nya )

a.        Yesus segera meresponi kata-kata Petrus  ( ayat  29 )
b.        Yesus ingin manusia (orang percaya Yesus) juga mengerjakan apa yang Yesus lakukan ( Yoh  14 : 12 )
c.    Jangan punya pikiran bahwa Yesus pilih kasih,Yesus tidak pernah membedakan.

II. Focus (pandangannya) nya tidak sepenuhnya pada Yesus ( ayat 30 )

a.          Tidak memandang sekitarnya atau besarnya persoalan ( I.Yoh  4 : 4b ).
b.          Tidak lagi menoleh kebelakang ( Yes 43 : 18 – 19 ).
c.          Ada 5 (lima) macam pandangan dari manusia:  
1.      Pandangan yg penuh kemunafikan/kecurangan ( Luk  13 : 15-16 )
2.      Pandangan yg penuh kebencian ( Yoh 8 : 1-11/perempuan yg berzinah)
3.      Pandangan yg penuh percaya/orang kusta ( Mark 1 : 40 b).
4.      Pandangan yg penuh pengharapan/ orang lumpuh (Kis Ras  3 : 4-5 )
5.      Pandanga yg penuh Kasih/Tuhan Yesus ( Mat 9 : 36 ).

III. Pikirannya mulai bekerja ( ayat 30 b-31 ).

a.        Karena melihat kenyataan yang ada ( Ibrani 11 : 1 ).
b.        Melangkah dengan Iman,tetap Focus pada Yesus ( Mark 11 : 24 )
c.        Menyerahkan semuanya pada Yesus dengan tidak ada keragu-raguan (Ibr 1:6-8).

Cara Atasi Kekuatiran ( Lukas 10 : 38-42 )


Saat ini banyak org kuatir dalam hidupnya utk menghadapi hari depan yg penuh tanda tanya (1 Kor 7 : 32 ),Tuhan tdk ingin kita hidupdalam kekuatiran. Kekuatiran itu tdk melanda pada Org yg tertentu saja,tpi semua manusia didunia termasuk org percaya pd Yesus.Banyak dilakukan org utk atasi kekuatiran dgn lari dari kenyataan hidup, cara mengkonsumsi ekstasi/narkoba/cari hiburan bahkan tdk jarang mencari org pintar/paranormal/dukun dsb. Dan ada yg datang pada hamba Tuhan yg bernubuat dianggap spt dukun Kristen.( 1 Tes 5:19-21) Marilah lihat kebenaran firman Tuhan,bagaimana cara mengatasinya ( Luk  10 : 38-42 ).
Apa yang harus dilakukan :
   
I.  Duduk dekat kaki Yesus  ( ayat 39 ).
Apa maksudnya ?
a)      Mau merendahkan diri/hati dihadapan Tuhan. Tidak sombong  ( Yak 4 : 6b )
      Merasa tdk mampu tanpa Tuhan,kesombongan itu kadang-kadang tdk terasa apalagi
      sombong rohani.Kalau bicara kalem lemah lembut,tpi Tuhan yang selidik hati.
b)     Mau menyerahkan semua persoalan yg dialami/berserah/pasrah ( Maz 55 : 23 ).
      Hal ini mudah dikatakan tapi sukar dilakukan,kalau kita mau belajar menyerahkan dari yg
      kecil pasti dapat menyerahkan yg besar dengan iman percaya pada Yesus.
c)      Mau berdoa dengan sungguh-sungguh ( Yak 5 : 16b ).
      Berdoa bearti menyampaikan isi hati kita pd Tuhan melalui ( pijian,penyembahan,permintaan
      Kata-kata iman dsb.Semua hrs dilakukan dgn segenap hati,bukan setengah hati.

II.  Tetap terus mendengar perkataan Yesus ( ayat 39 ).
Berarti
a)      Mau terima kebenaran firman Tuhan,tidak berdalih-dalih atau adu argumentasi.
       Percaya bahwa firman Tuhan merupakan rambu-rambu/pelita /suluh bagi jalan hidup kita
       ( Maz 119 : 105 ).
b)     Mau buka hati dan siap dikoreksi/dibenahi/diperbaiki oleh firman Tuhan ( 2 Tim 3 : 16-17 ).
c)      Tidak  melihat (pilih-pilih) siapa yang menyampaikan.
       Firman Tuhan itu bukan untuk mengenakan telinga,dengan kata-kata yang bagus(fasih bicra
       ( 2 Tim 4 : 3- 4 ).Ini yang terjadi diakhir zaman.

III.  Mau selalu jadi pelaku Firman Tuhan ( Ulangan  28 : 1-6 )
Artinya
a.     Tidak terpengaruh oleh keadaan/situasi apapun juga ( Amsl 13 :13 )
        Maksudnya supaya kita tidak meremehkan firman Tuhan ( tidak dibuat tambal butuh )
b.     Firman Tuhan tidak dipilih-pilih ( ada yg diterima ada yg ditolak )
        Maksud tidak diukur menurut logika atau kata hati,karena Tuhan menyelidik hati kita
        ( Amsl 16 : 2 ; Amsl 21 : 2 ).
c.     Percaya ( beriman ),bahwa Firman Tuhan itu pasti digenapi ( Bil 23 :19 ).       
        Maksudnya bahwa Firman Tuhan itu adalah pribadi Tuhan sendiri ( Yoh 1 : 1),tentu apa
        Yg dikatakan itu pasti digenapi,karena Yesus tidak pernah bohong.